Jumat, 27 Januari 2023

Gelar "Gebyar Vaksinasi" polres Tulungagung tekankan pentingnya kekebalan tubuh dengan vaksin boster.

 



TULUNGAGUNG -  Menurut Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, hal ini dilakukan karena capaian vaksinasi covid 19 dosis 3 atau Booster di Kabupaten Tulungagung saat ini sudah mencapai 30 %  harapannya kabupaten Tulungagung capaian vaksin bisa mencapai 40 % lebih.


Namun demikian menurutnya warga masyarakat wajib untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Booster"Meskipun wilayah Tulungagung kasus covidnya sudah menurun dan landai namun Vaksinasi akan kita genjot terus untuk proteksi dini apabila terkena covid 19," ucap Kapolres saat meninjau pelaksanaan vaksinasi boster bertempat di kantor kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Jumat (27/01/2023) pagi.  


Untuk itu Kapolres meminta kepada semua lapisan masyarakat di Tulungagung agar memanfaatkannya kesempatan tersebut sebaik mungkin senyampang  vaksin Boster tersedia di Dinkes Tulungagung.  


"Makanya, untuk itu kita terus adakan kegiatan vaksinasi serupa, baik di tingkat Puskesmas maupun yang berupa vaksinasi masal dengan harapan kita dalam satu bulan kedepan bisa mencapai ke angka 40 persennya," harapnya. 


Dan selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan mapping ke masing - masing Desa yang sudah dosis 2 dan sudah waktunya untuk lebih pro aktif melakukan vaksin dosis 3 atau booster.


  "Selanjutnya nanti akan kita perintahkan pada BKTM yang bersinergi dengan Babinsa dan Kades untuk memobilisasi dan mensosialisasikan kepada warga masyarakat segera melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster. 


Untuk para lansia kita akan berikan layanan secara door to door," tandasnya.  


Upaya proteksi dini pada warga masyarakat Tulungagung agar terhindar covid - 19. "Ini bagus, semakin banyak warga masyarakat yang divaksin booster maka warga akan terlindungi dari covid," terangnya.  


Hadir dalam gebyar vaksinasi tersebut, Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto Sik Mh, Waka polres Tulungagung Kompol Dodik tri hendro Siswoyo SH Sik Mik, muspika kecamatan Ngunut  dan warga masyarakat. (Ans71 Restu)